Summer Roadtrip-Part 1

Inilah barangkali perjalanan terlama dan terpanjang yang pernah saya lakukan dalam hidup saya hingga kini. Selama kurang lebih 3 minggu, saya bersama dua orang kawan mengelilingi benua Amerika dan melewati beberapa negara bagian (New York, New Jersey, Pennsylvania, Ohio, Michigan, Illinois, Wisconsin, Minnesota, South Dakota, Wyoming, Washington, Oregon, California, Nevada, Arizona, Kansas, Missouri dan kembali lagi ke Michigan lalu New York).

Perjalanan “roadtrip” ini memang sudah saya rencanakan bersama dua orang kawan (Jay dan Zaky) pada sekitar awal bulan Juni 2007 ketika kami sama-sama memiliki kesempatan untuk mengunjungi Boston untuk yang pertama kalinya. Perjalanan dimulai pada hari sabtu, 22 Juli 2007. Sehari sebelumnya, Jay yang kuliah di Eastern Mennonite University (EMU), Harrisonburg, Virginia datang ke apartement saya di Stony Brook, NY. Kami sepakat untuk tidak membuang banyak waktu dan berangkat keesokan harinya. Kami mendatangi sebuah perusahaan rental mobil (Hertz) terdekat untuk mengambil mobil yang sudah kami pesan secara online pada malam sebelumnya. Kami mendapatkan mobil Chevrolet Cobalt terbaru. Kami berdua lalu berangkat menuju Rochester, NY tempat tinggal Zaky untuk mengatur rencana keberangkatan selanjutnya. Dengan mengantongi Learner’s Permit yang saya peroleh dua hari yang sebelumnya, saya memberanikan diri untuk menyetir mobil lebih dulu. Demi mempersiapkan perjalanan yang akan memakan waktu kurang lebih 7 jam itu, kami meng-upload barang ke mobil (tidak lupa membawa rice cooker untuk memasak nasi selama perjalanan roadtrip nanti).

Kami pun berangkat sekitar pukul 2 siang di bawah terik matahari dan cuaca yang panas. Satu jam perjalanan kami tempuh dari Stony Brook ke New York City. Lalu kami melewati George Washington Bridge dan meluncur ke New Jersey dan Pennsylvania. Waktu itu sekitar pukul 5 sore ketika kami sampai dan beristirahat di Delaware Water Gap. Saya tidak tahu persis tempat apa itu. Yang jelas, kita berhenti di tepian seperti sungai/danau yang cukup lumayan luas dan banyak sekali orang yang beristirahat untuk berenang dan memancing di tempat itu. Saya ingat sekali waktu itu pertama kalinya saya memakai “portable toilet”. Saya sebut demikian karena memang toilet ini bisa dibawa kemana-mana. Saya kaget ketika memasuki toilet itu. Saya langsung teringat dengan konsep “kakus” dalam bahasa Jawa.

Saya masih ingat, waktu kecil kami sekeluarga menggunakan kakus atau jamban sebelum istilah WC (Water Closet) dikenal. Kami membuat lubang dengan diameter 1 hingga 1,5 meter dengan kedalaman kurang lebih 10-15 meter. Di atasnya ditutup dengan bambu dengan formasi berjajar dan di tengahnya dibuat lubang berbentuk kotak sebagai akses untuk membuang hajat. Tidak ada tissue dan air di dalam kakus. Yang ada hanyalah papan bertangkai yang digunakan untuk menutup lubang setelah selesai digunakan. Kamu pun harus rela menutup hidung selama melakukan aktifitas pembuangan hajat itu. Memang, buang hajat bukanlah aktifitas yang menyenangkan waktu saya kecil. Kemudian saya berpikir, waktu itu sebetulnya saya masih jauh lebih beruntung dibandingkan “portable toilet” yang saya jumpai di Delaware Water Gap saat itu. Selain kedalaman hanya beberapa jengkal dan bau yang sangat tajam, saya pun harus membawa air sendiri ke dalam toilet. Tapi syukurlah, saya hanya buang air kecil, jadi tidak harus berlama-lama di dalam kakus “modern” itu.

Setelah selesai, kami pun meneruskan perjalanan melalui Syracuse dan Binghamton sebelum akhirnya sampai di Rochester pada pukul 9 malam. Malam itu kami menginap di tempat Zaky dan pagi harinya kami mengembalikan mobil di airport terdekat. Saya jadi sedikit mengerti dengan sistem penyewaan mobil di Amerika. Kita bisa menyewa dari airport dan kemudian mengembalikannya di airport di tempat lain. Cukup nyaman dan mudah. Tiga hari kami tinggal di tempat Zaky sebelum akhirnya kami berangkat tanggal 25 Juli dengan mobilnya menuju Michigan (tempat tinddal Agus – kawan kami yang kuliah di Michigan State University). Kami berangkat dari Rochester sekitar pukul 2 siang. Oh ya, sebelum memulai perjalanan, kami selalu megakses Google Map untuk mendapatkan arah tujuan yang tepat untuk memastikan bahwa kami tidak akan tersesat.Selama perjalanan menuju Michigan, kami sempat mampir di Cleveland, sebuah kota indah di Ohio. Salah satu daya tarik kota itu adalah museum Rock n Roll, yang kebetulan letaknya dekat dan dilewati oleh Interstate Highway. Di sana kami hanya mampir beberapa saat karena kebetulan museumnya sudah tutup, saat itu sekitar pukul 7 sore. Kami hanya bisa berfoto di depan museum dan berkeliling downtown Cleveland. Satu kenangan yang tidak bisa saya lupakan adalah ketika saya melihat dan berfoto di samping bus milik pemusik legendaris Johnny Cash. Bus itu ia gunakan selama melakukan tour di Amerika sekitar tahun 60-an. Anda mungkin pernah melihat film “Walk the Line”. Melalui film itulah saya pertama kali mengenal Johnny Cash, yang memang sudah terkenal sebelumnya di dunia Rock n Roll dan Country. Dan kebetulan sekali, kawan saya Jay, dia membawa satu CD albumnya Johnny Cash yang ia copy dari CD profesornya. “Ring of Fire” adalah lagu favorit saya.

Johnny Cash Busfirefighter.jpgBig Stamp

Menikmati senja di kota Cleveland memang indah. Serasa kami tidak ingin beranjak dari kota itu jikalau kami tidak mengear waktu sampai di Lansing, Michigan sebelum tengah malam. Akirnya, apa boleh buat, kami pun sampai di Lansing sekitar pukul 1 pagi. Kawan kami (Agus) masih setia menunggu kedatangan kami bertiga. Dia tinggal bersama dua orang Indonesia yang datang 6 bulan lalu untuk urusan perusahaan di Indonesia. Pagi hari, kami diajak Agus berkeliling ke Michigan State University, setelah sebelumnya sempat mampir di tempat mas Elan (mahasiswa PhD MSU dan dosen di UGM). Kami sempat berfoto di depan patung Spartan (Ikon kampus) dan di depan Spartan Stadium. Kami pun di ajak singgah sebentar di Islamic Center di kampus. Kami sempat heran juga, dan saya kira baru kali pertama saya menemukan Islamic Center yang terletak di kampus. Kami kembali ke apartemen sore hari setelah sebelumnya kami sempat belanja di minimarket milik orang Taiwan untuk bekal perjalanan road trip selanjutnya. Pada malam harinya, kami ke airport di Lansing untuk mengambil mobil sewaan kami. Kami menyewa melalui perusahaan rental mobil Budget dan kami mendapatkan mobil Ford Focus warna cokelat empat pintu buatan tahun 2007, dan kebetulan plat nomornya New York. Saat itu kami berencana untuk mengakhiri perjalanan pada tanggal 8 Agustus, karena kami perkirakan pada hari itu kita sudah bisa kembali lagi ke Lansing. Kami bayar sewa dengan menggunakan kartu kredit sejumlah $312 dengan unlimited mileage. Kami kembali ke apartemen dan beristirahat untuk persiapan berangkat keesokan harinya.

Pukul 6 pagi hari tanggal 27 Juli, kami berangkat meninggalkan Lansing menuju Chicago. Setelah menempuh 3.5 jam perjalanan, akhirnya kami sampai di Chicago. Sebenarnya, saya sendiri sudah pernah singgah di kota ini selama 4 hari waktu mengikuti Enrichment Seminar pada bulan February 2007. Tetapi, karena ketatnyja jadwal, maka saya belum sempat mengunjungi beberapa tempat di kota ini. Kami mengambil ptempat parkir di bawah Millennium Park. Ketika masuk area parkir, kami mengambil tiket lewat mesin. Tidak ada penjaganya seorangpun. Karena kami datang pagi2, maka kami dapat “early bird parking” seharga 14 dollar hingga pukul 6 sore. Kami lalu naik ke area Millennium Park. Tidak ada yang berubah semenjak saya datang pertama kali ke tempat ini 5 bulan sebelumnya. Masih agak sepi memang karena hari masih pagi. Sepertinya hari itu bakalan ada pertunjukan, karena banyak sekali kursi tertata di depan Theater Millennium dan pintu panggungnya pun terbuka lebar. Benar memang, akan ada pertunjukan musik pada pukul 6.30 sore hari. Pagi itu, kami berjalan-jalan di sekitar Millennium Park sekitar satu jam. Kami berfoto sepuasnya di sekitar bangunan besar mengkilat berbentuk seperti biji kacang. Pantulan gambar yang dihasilkan memberikan kesan yang unik. Setelah puas, kami berjalan menuju Sears Tower, yang konon bangunan tertinggi di Chicago selain Hancock Tower.

Chicago MillenniumMillennium ParkChicago from Sears

Setelah beberapa saat di puncak Sears Tower, kami pun turun untuk mencari makan dengan kembali ke mobil kami di Millennium Park. Sekitar pukul 4 sore, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke University of Wisconsin di Madison. Kami nggak sempat ketemu dengan rombongan mas Arya and the geng yang katanya akan nyampe di Chicago dari St. Louis sekitar jam 6 sore. Perlu waktu satu jam kami keluar dari kota Chicago, karena lalu lintas yang padat merayap. Setelah perjalanan sekitar 4 jam, sampailah kami di Madison sekitar pukul 9 malam. Sayang sekalim matahari sudah tenggelam sehingga suasana tidak mendukung kamera poket kami untuk berfoto. Cuma beberapa foto aja diambil di depan gedung Capitol dan di stadion olah raga. Setelah muter muter kampus, kami akhirnya parkir di Student Union. Letaknya di pinggir sebuah danau. Ramai sekali suasana waktu it, mungkin karena malam minggu juga. Kami istirahat sejenak sambil menikmati soda, karena mereka tidak menyediakan minuman selain soda dan bir. Untuk melanjutkan perjalanan, kami membutuhkan fasilitas internet yang kebetulan bisa diakses lewat beberapa komputer yang ada di dalam ruangan itu.

Teringat akan pesan mas Elan, bahwa kami harus mampir di YellowStone di Wyoming dan mengunjungi daerah dimana terdapat patung wajah empat presiden yang terpahat di dinding bukit, yang kemudian kami ketahui adalah daerah Mount Rushmore, South Dakota. Seperti biasa, kami rute perjalanan melalui jasa “mas” Google.

Sampai disinilah ingatan detil saya tertang perjalanan kami bertiga dari New York hingga Wisconsin. Selebihnya saya harus mengandalkan image foto untuk bisa menuturkan cerita, meskipun tidak bisa secara detil karena keterbatasan kapasitas memory otak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: